3 Hal yang Harus Diperhatikan Pada Tema Pernikahan Rustic

Tema Pernikahan Rustic Menjadi Hits Karena Selain Low Budget, Tema Ini Juga Simple dan Elegant

0
372
views
3 Hal Penting Dalam Tema Pernikahan Rustic

Belakangan ini tema pernikahan rustic semakin hits dan dianggap kekinian. Selain memberi kesan simple, elegant, low budget, dan anak muda banget, tema pernikahan rustic juga tidak berkesan formal sehingga mempelai maupun tamu bisa lebih santai selama acara berlangsung. Pemilihan ornament yang tepat juga bakal mempercantik dekorasi pernikahanmu.

Jika kamu tertarik dengan tema pernikahan rustic, ada 3 hal yang harus kamu perhatikan dan persiapkan sebelumnya agar acara berjalan dengan lancar. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

  1. Venue Outdoor akan Membuat Tema Rustic Lebih Terasa

Salah satu ciri khas dari rustic adalah venue outdoor. Pilih venue dengan pemandangan yang cantik seperti tama. Lokasi pernikahan di kebun yang luas dan berada di daerah pegunungan tentu akan memberi kesan yang berbeda dari tema yang akan kamu perlihatkan.

Kamu dapat memilih lokasi dengan pohon-pohon yang rindang, jika pesta dilaksanakan di siang hari.

  1. Dekorasi yang Sederhana adalah Hal yang Menonjol dari Tema Rustic

Salah satu kuci dari tema rustic adalah kesan sederhana. Maka pilih dekorasi yang sederhana. Warna netral seperti putih, cokelat dan hijau biasa digunakan untuk menonjolkan kesan rustic. Ornamen vintage biasa dijadikan pilihan untuk menonjolkan tema rustic.

Jika pernikahan dilakukan di luar ruangan, maka jangan ragu untuk memanfaatkan pohon, ranting pohon sebagai dekorasi pernikahan. Sebagai dekorasi manfaatkan bunga liar seperti aster, mawar.

Banyak menggunakan kayu yang terlihat tua dan kasar

Kayu yang digunakan dalam tema rustic biasanya adalah kayu yang terlihat tua agar terkesan usang. Bukan hanya warna kayu coklat namun juga warna putih yang sudah usang. Namun usang yang dimaksud bukanlah yang sudah dimakan rayap, namun kayu yang tetap kuat namun hanya terkesan tua. Kayu baru juga bisa digunakan namun harus dipelitur atau di cat dulu agar terlihat usang

Penggunaan Warna Pucat, Kusam dan Tidak Kontras

Ciri lain dari pernikahan rustic adalah warnanya yang tidak kontras dan tidak mencolok. Biasanya warna pucat dan halus menjadi pilihan seperti abu-abu, coklat, biru, hijau dan kuning yang keseluruhan bukan warna paling kuat, namun warna paling pucat.

Menggunakan Barang Bekas

Selain warna pucat, penggunaan barang-barang bekas atau tak terpakai juga bisa digunakan untuk dekorasi. Seperti penggunaan tangga, dan kayu-kayu tak terpakai.

Menggunakan Bunga-Bunga Liar

Selain barang bekas, tema pernikaha rustic juga menggunakan bunga-bunga liar seperti Hortensia (Hydrangea), Aster, Mawar Liar (Wild Rose), dan lain sebagainya.Karena liar, harga bunga-bunga ini pun relatif jauh lebih murah daripada bunga import.

Menggunakan Kertas Kraft 

Untuk menambah tema rustic kertas kraft dapat menjadi alternatif karena kertas kraft merupakan kertas daur ulang, sehingga penampilannya tidak bersih seperti bahan HVS. Namun karena itulah, kertas kraft menjadi amat cocok dengan tema rustic, mulai dari dekorasi, undangan pernihakan, hingga packaging.

 

  1. Jauh dari Kesan Formal

Ciri utama dari pernikahan rustic adalah hangat dan jauh dari kesan formal. Kamu dan pasangan tidak perlu berdiri di pelaminan berjam-jam menunggu tamu undangan memberi selamat. Kamu dan pasangan lebih leluasa dan bergerak mendatangi tamu undangan, bergabung bersama mereka dan ikut bersenang-senang.

Kamu dan pasangan dapat mengelilingi venue dan menyapa tamu undangan. Sehingga tidak ada ruang terbatas antara kamu dan pasangan. Hmm, seru dan hangat bukan?

Demikian 3 hal yang perlu kamu perhatikan saat memilih rustic sebagai tema pernikahan. Jadikan pesta pernikahan kamu tidak terlupakan. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here