Kenapa Lebih Baik Menikah Di Usia Muda?

0
194
views
Menikah Muda
Menikah Muda

Menikah sebenarnya tidak ada patokan harus menikah di usia berapa. Asalakan memiliki kemampuan dan kematangan hidup. Menikah juga merupakan hal terindah pagi setiap pasangan yang saling mencintai.

Banyak yang mengatakan bahwa usia usia muda merupakan hal terbaik untuk menikah entah itu dari sisi kesehatan ataupun dari psikologis. berikut ada beberapa alasan untuk judul di atas.

1. Lebih terjaga dari dosa

Dalam ajaran agama, menikah di usia muda merupakan hal yang di anjurkan, karena dapat mencegah terjadinya pergaulan bebas dan penyebaran penyakit kelamin yang berbahaya. Selain itu, menikah di usia muda juga memastikan konteks garis keturunan yang jelas.

2. Lebih bahagia

Menurut hasil riset National Marriage Project’s 2013 di Amerika Serikat (AS) menunjukan bahwa orang yang menikah di usia 20.an lebih merasa puas dengan keidupan pernikahannya. Sebab mereka pada umumnya belum memiliki banyak ego dan ambisi

Jadi, pasangan muda lebih mudah menerima pasangan hidupnya. Bahkan, ketika sang suami belum mapan secara ekonomi dan akibatnya hidup “pas-pasan”, mereka tetap bisa enjoy dengan kondisi tersebut.

3. Mudah beradaptasi

Pengantin berusia muda memiliki toleransi tinggi terhadap perubahan, lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, keluarga pasangan, dan kebiasaan buruk pasangan.Hal yang demikian tidak terjadi pada pasangan penganting yang telah berusia matang.

4. Lebih puas untuk urusan intim

Pasangan yang menikah di usia muda lebih sering melakukan hubungan intim di banding mereka yang telah matang. Sedangkan dalam tingkat kepuasan, menikah di usia muda – diantaranya dengan dukungan fisik yang masih prima- membuat suami istri lebih menikmati keadaan intim.

5. Belajar kedewasaan

Belajar menjadi lebih dewasa dengan orang yang kita cintai adalah fase hidup yang menyenangkan. Bisa menjadi lebih bertanggung jawab. Daripada sebelumnya saat belum menikah, seseorang akan bisa lebih bertanggung jawab karena tuntutan atau keadaan yang memaksa harus seperti itu.

Menikah di usia muda terbukti lebih cepat mendewasakan pasangan tersebut. Dalam arti, menikah dan berumah tangga membuat seseorang lebih terkontrol emosinya. Ini dipengaruhi oleh ketenangan yang hadir sejalan dengan adanya pendamping dan tersalurkannya “kebutuhan batin.”

6. Bersama-sama mengejar mimpi

Masa muda adalah masa mengejar impian. Di sinilah letak serunya menikah muda, Anda dan pasangan masih memiliki semangat yang tinggi dalam mengejar cita-cita. Tak sebatas itu saja, dukungan yang diberikan pun lebih konkrit dan nyata.

7. Lebih mudah meraih kesuksesan

Sebagian orang menunda menikah dengan alasan mencapai jenjang karir tertentu atau hidup mapan terlebih dahulu. Padahal, saat seseorang telah menikah, ia menjadi lebih tenang, merasakan sakinah.

Dengan ketenangan dan stabilnya emosi ini, ia bisa lebih fokus dalam meniti karir dan beraktifitas apa pun. Karenanya tidak mengherankan jika banyak orang-orang yang sukses di usia 40-an adalah mereka yang menikah di usia 20-an.

8. Faktor reproduksi

Peluang memperoleh anak lebih tinggi, dibandingkan pengantin wanita berusia lebih dari 35 tahun. Karena di usia 20.an merupakan reproduksi terprima. Bagi cew jika usianya semakin bertambah maka organ reproduksinya semakin menurun.

9. Lebih baik bagi masa depan anak-anak

Lebih baik bagi masa depan anak-anak di sini bukan berarti menikah di usia muda memungkinkan anak sudah dewasa saat Anda pensiun. Meskipun, hal itu juga bisa menjadi salah satu pertimbangan.

Namun yang lebih penting dari itu, menikah di usia muda dan memiliki buah hati di usia muda, saat Anda belum mapan secara ekonomi berarti kamu dapat mendidik anak-anak secara langsung merasakan pahit getirnya kehidupan. Artinya mereka telah mencicipi perjuangan Anda. Dan jangan sampai anak-anak hanya tahu fasilitas dan hidup enak tanpa merasakan hidup adalah perjuangan

Nah, buat kamu yang sudah benar-benar matang dan siap untuk berumah tangga, tidak salah untuk meneruskan hubungan dengan seorang cowok ke jenjang yang lebih tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here