Home Tips Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga

0
123
views

Sebelum memutuskan untuk menikah kamu tentu harus mempersiapkan banyak hal, mulai dari persiapan jasmani, rohani, sampai dengan finansial. Memiliki perencanaan keuangan yang matang penting agar rumah tangga bisa berljalan lancar. Nah, mengingat uang adalah isu yang sensitif, kamu dan pasangan perlu merencanakan yang satu ini secara khusus.

Manajemen keuangan keluarga yang baik juga membantu kamu untuk mengatur rencana jangka pendek dan panjang. Ini termasuk kapan kalian berencana membeli rumah, memiliki anak, merencakan tabungan demi kebutuhan buah hati, sampai dengan simpanan hari tua. Semuanya ini harus kamu pikirkan sejak awal pernikahan atau bahkan sebelum menikah.

1. Catat rencana belanja dan simpan nota pembeliaan

Mencatat kebutuhan belanja sangat membantu menjaga list belanja kamu dari godaan barang-barang tambahan yang bikin kantong membengkak. Caranya gimana sih, gampang kok! Cara paling mudah yang bisa dilakukan dengan mencatat kebutuhan belanja dengan menempel catatan di kulkas. Jadi kamu bisa langsung menuliskan barang apa yang sudah habis.

Buat juga daftar pembelian yang akan datang seperti membeli motor, mobil, rumah, dan juga biaya anak sekolah. Semua kebutuhan rumah tangga harus di tulis. Supaya pengeluaran terkontrol simpan bon belanja tersebut. Tujuan menyimpan bon ini adalah agar kamu bisa menghitung berapa total pengeluaran belanja bulanan dan membandingkan dengan bulan depan.

2. Menghemat pemakaian listrik

Kalau sudah menikah pengeluaran listrik pasti akan terasa. Jadi untuk berhemat sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan dan ini berpengaruh loh terhadap keuangan rumah tangga kalian kelak.

Pemakaian listrik bisa dikurangi dengan mengurangi kebiasaan buruk kita,  seperti: mematikan lampu yang tidak digunakan, menggunakan produk yang hemat energi, dan  yang  paling penting matikan alat elektronik jika telah selesai digunakan. Membiarkan colokan listrik terus menyala  hanya akan membebani pemakaian listrik di rumah saja.

3. Kurangi penggunaan kartu kredit

Melirik barang yang disuka kemudian membeli dengan cara menggesek kartu kredit memang hal yang paling mudah. Tapiiii…. kenyataan ini harus kamu rem saat sudah berumah tangga. Kartu kredit memang memudahkan hidup dalam berbelanja, tapi ketika barang tersebut belum masuk ke dalam budget belanja kalian ini yang akan menjadi masalah baru karena alokasi uang belum disiapkan. Sehingga ujung-ujungnya hanya akan menambah daftar tagihan hutang.

Yang tadinya mau berhemat malah jadi menambah beban hutang deh. So be wise ya girls dalam penggunaan kartu kredit ini. Sebaiknya gunakan kartu kredit untuk pembelian yang budgetnya sudah dialokasikan atau sudah di diskusikan sebelumnya dengan pasangan

4. Tahan diri untuk berbelanja barang ” lucu “

Wanita paling susah menahan diri kalau sudah melihat barang-barang yang “lucu”. Perintilan-perintilan barang lucu ini mulai harus kamu rem. Mengapa? Karena barang lucu belum berarti kamu butuh saat itu penggunaannya. Lebih baik gunakan untuk hal-hal yang lebih penting terlebih dahulu.

5. Mulai menabung

Kamu mungkin telah menghabiskan seluruh tabungan untuk melangsungkan pernikahan. Nah sekarang waktunya untuk membangun kembali. Sebagai awal, kumpulkan paling tidak sebanyak 6 bulan pengeluaran bulanan sebagai dana darurat. Selain itu mulai juga perencanaan pensiun kamu dari tempat kerja dengan menginvestasikan uang dalam portofolio yang terdiversifikasi sesuai dengan tujuan keuangan keluarga.

Jika tabungan dirasa sulit alihkan penghasilanmu untuk membeli produk asuransi yang juga berguna untuk masa depan kalian. Kamu dan pasangan bisa memilih mulai dari asuransi kesehatan, pendidikan, sampai dengan asuransi hari tua yang kini banyak tersedia.

6. Keterbukaan dan komunikasi

Komunikasi memang penting dalam segala hal agar hasilnya maksimal. Menjadi terbuka berarti mengkomunikasikan pada pasangan barang-barang apa saja yang ingin kalian beli. Misalnya, jika kalian telah bersepakat bahwa semua barang yang harganya di atas Rp. 1.000.000 harus dikomunikasikan dulu pembeliannya pada satu pasangan ke pasangan yang lainnya, maka beritahu dulu suami/istrimu ketika kamu ingin membeli AC baru. Jangan tiba-tiba memasang AC di ruang tamu padahal pasanganmu tidak tahu apa-apa sama sekali tentangnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here